Observasi Lingkungan dan Pengembangan Ide Bisnis Inovatif
Oleh Erlintang Mardika (AE32)
Warung Sehat Diet Friendly dengan Sistem Antar Mahasiswa di Sekitar Universitas Mercu Buana
BAGIAN I
LATAR BELAKANG
I.1. Deskripsi Area Observasi
Lokasi observasi berada di Jalan Haji Merin, Meruya Selatan, dekat dengan Universitas Mercu Buana. Di sepanjang jalan ini terdapat banyak warung makan dan jajanan seperti Ayam Geprek, Ayam Cabai Hijau, Batagor, Cimol, Siomay, Martabak, serta inuman sachet manis dan lain-lain. Area ini ramai karena merupakan jalur utama mahasiswa, pekerja, dan warga sekitar.
1.2. Alasan Pemilihan Area
Lokasi strategis : Jalan Haji Merin merupakan jalur utama yang ramai karena berdekatan dengan Universitas Mercu Buana.
-
Lingkungan padat aktivitas : Selain mahasiswa, area ini juga dilewati warga sekitar, pekerja, dan pedagang sehingga lalu lintas orang tinggi dari pagi sampai malam.
-
Banyak pilihan kuliner : Terdapat berbagai warung dan pedagang kaki lima yang menjual makanan beragam, membuat area ini cocok sebagai tempat observasi kebiasaan jajan masyarakat.
-
Dekat dengan target utama : Mahasiswa sebagai mayoritas konsumen berada langsung di sekitar area ini, sehingga memudahkan pengamatan pola konsumsi mereka.
1.3. Metode Observasi Yang Digunakan
Pengamatan langsung saat melewati dan beraktivitas di area sekitar kampus.
-
Pencatatan pola konsumsi mahasiswa (jenis makanan yang sering dibeli, waktu ramai, dan kebiasaan saat jam istirahat).
-
Wawancara dari mahasiswa kampus Universitas Mercu Buana, dan juga informasi diperoleh dari pengalaman jajan dan pengamatan pribadi sehari-hari.
|
Hari |
Waktu |
Aktivitas
yang diamati |
Catatan |
|
Senin |
Pagi |
Siswa,
pekerja, anak sekolah dan warga setempat membeli gorengan, nasi uduk sebelum masuk. |
Gorengan berminyak dan makanan berkalori tinggi |
|
Selasa |
Siang
(waktu istirahat) |
Banyak
mahasiswa yang membeli kopi instan yang dijual keliliing |
Kandungan gula yang terkandung tergolong cukup tinggi |
|
Jumat |
Malam |
Banyak
mahasiswa kost atau pun yang sedang nongkrong dan mengerjakan tugas membeli jajanan seperti
telur gulung, nasi goreng, mie instan, gorengan atau pun paket nasi plus lauk dan
lain- lain |
Warung makan, warteg dan jajanan kaki lima lebih dominan |
|
Rabu |
Sore |
Mahasiswa
makan ringan sambil nongkrong |
Minuman manis, kopi, jajanan kaki lima, ciki |
|
Aspek yang diamati |
Temuan di lapangan |
|
Jenis makanan yang dijual |
Didominasi jajanan seperti ayam geprek, ayam cabai
hijau, cimol, batagor, siomay, gorengan, minuman sachet manis, dan kopi
instan. Hampir
tidak ada pilihan makanan sehat/diet friendly. |
|
Harga kisaran makanan |
Berkisar Rp10.000 – Rp20.000, dianggap terjangkau bagi
mahasiswa. |
|
Pola konsumsi mahasiswa |
Mahasiswa cenderung memilih makanan cepat saji karena
praktis dan murah. |
|
Waktu istirahat mahasiswa |
Rata-rata
istirahat siang 30 menit (contoh: 12.45–13.15). Waktu ini harus dibagi untuk
sholat (±10 menit) dan makan (±15 menit), sehingga mahasiswa sering
kekurangan waktu |
|
Masalah yang timbul |
Mahasiswa sering terburu-buru makan, atau bahkan
melewatkan makan siang. Sistem antar makanan bisa menjadi solusi praktis
untuk menghemat waktu. |
2.2. Ringkasan Wawancara / Pengamatan secara tidak langsung
Mahasiswa sering kekurangan waktu untuk makan siang sehat karena jadwal kuliah padat.
-
Jajanan yang tersedia cenderung tidak sehat (berminyak, tinggi gula, atau cepat saji).
-
Belum ada warung khusus makanan sehat / diet friendly di sekitar kampus.
Kurangnya pilihan makanan sehat : Hampir semua warung menyediakan menu gorengan, makanan tinggi kalori, penggunaan minyak yang banyak, bergula tinggi dan cepat saji.
-
Keterbatasan waktu mahasiswa : Sulit mencari makanan sehat karena jam istirahat singkat.
-
Kesadaran pola makan sehat meningkat: Mahasiswa mulai peduli diet & kesehatan, tapi sulit menemukan pilihan yang sesuai.
BAGIAN IIIIDE BISNIS TERPILIH
Belum ada kompetitor langsung dengan konsep makanan sehat di sekitar kampus.
-
Pasar potensial sangat besar (ribuan mahasiswa, pekerja kampus, warga sekitar).
-
Tren hidup sehat dan diet semakin populer di kalangan anak muda.
-
Harga tetap dibuat mahasiswa friendly
|
Elemen |
Isi |
|
Customer
Segments |
Mahasiswa
Universitas Mercu Buana, pekerja sekitar kampus |
|
Value
Propositions |
Menu sehat, harga terjangkau, delivery cepat saat jam
kuliah maupun istirahat |
|
Channels |
Warung
fisik kecil, Instagram, TikTok, WhatsApp Order |
|
Customer
Relationships |
Sistem
pre-order, promo paket mingguan, program loyalitas |
|
Revenue
Streams |
Penjualan
per porsi Rp15k–17k, paket hemat 2 porsi |
|
Key
Resources |
Bahan
segar, dapur produksi, tenaga masak, kurir delivery |
|
Key
Activities |
Produksi
makanan sehat, promosi online, layanan antar |
|
Key
Partners |
Supplier
bahan segar, komunitas kampus, mahasiswa promotor |
|
Cost
Structure |
Bahan
baku, packaging eco-friendly, gaji pegawai, promosi |
BAGIAN IV
ANALISIS KELAYAKAN
Mahasiswa UMB (usia 18–25 tahun).
-
Pekerja dan warga sekitar kampus.
Warung pertama di sekitar kampus yang khusus menyediakan makanan sehat/diet friendly.
-
Delivery cepat langsung ke area kampus.
-
Packaging ramah lingkungan.
Metode pembayaran bisa menggunakan E-Wallet
- Warteg & warung makan biasa : lebih murah, tapi kurang sehat, cenderung memakai minyak yang banyak.
- Pedagang kaki lima : populer, tapi dominan gorengan/minuman manis.
- Restoran sehat modern : ada di luar area kampus, tapi harga jauh lebih mahal.
|
Komponen
|
Biaya
(per-porsi) |
|
Bahan makanan
sehat |
Modal minimal Rp.15.000 (tergantung lauk yang dipilih) |
|
Packaging eco
friendly |
Rp. 2000 |
|
Total Modal |
Rp.17.000 |
|
Harga Jual |
Rp.
20.000 |
|
Kauntungan |
Rp.
3000 Per-porsi |
| Item | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Total Modal | 30 × 17.000 = Rp510.000 |
| Total Omzet | 30 × 20.000 = Rp600.000 |
| Total Keuntungan | Rp90.000 per hari |
| Item | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Total Modal | 30 × 510.000 = Rp15.300.000 |
| Total Omzet | 30 × 600.000 = Rp18.000.000 |
| Total Keuntungan | Rp2.700.000 per bulan |
BAGIAN V
RENCANA IMPLEMENTASI
Menentukan supplier bahan makanan segar.
-
Membuat menu sehat variatif (nasi merah, salad, sandwich, infused water).
-
Membuka akun media sosial & promosi digital.
-
Menyediakan layanan pre-order & delivery via WhatsApp.
-
Promo awal: paket hemat 2 porsi Rp25.000.
2 tenaga masak.
-
2 kurir delivery (freelance/part-time).
Admin online .
-
Dapur sederhana & perlengkapan masak.
-
Packaging eco-friendly.
Minimal 30 porsi terjual per hari pada minggu pertama.
-
Peningkatan pelanggan tetap 20% per minggu.
-
Engagement media sosial (jumlah order via Instagram/WhatsApp).
Harga bahan makanan sehat yang lebih mahal : membuat harga jual sedikit lebih tinggi dibanding makanan biasa, sehingga perlu strategi komunikasi nilai tambah agar mahasiswa tetap mau membeli.
-
Persaingan dengan warung murah dan cepat saji : mayoritas mahasiswa cenderung pilih makanan gorengan atau cepat saji karena lebih murah dan praktis.
-
Manajemen waktu antar : mengingat waktu istirahat mahasiswa terbatas, keterlambatan sedikit saja bisa mengurangi kepuasan konsumen.
-
Edukasi konsumen : sebagian mahasiswa mungkin belum terbiasa dengan makanan sehat/diet friendly, sehingga perlu ada promosi dan edukasi tentang manfaatnya.
-
Keterbatasan tenaga di awal : karena masih usaha kecil, pemilik bisa merangkap banyak peran (masak, admin, promosi, antar), sehingga rawan kelelahan jika pemesanan meningkat.
- Menambah variasi menu sehat : Tidak hanya nasi + lauk, tetapi juga salad, wrap, atau smoothie bowl agar konsumen tidak bosan.
- Membuat sistem langganan mingguan/bulanan : Paket hemat untuk mahasiswa yang ingin rutin makan sehat dengan harga lebih terjangkau.
- Mengembangkan aplikasi/website pemesanan sederhana: Supaya pemesanan lebih praktis, tidak hanya lewat WhatsApp atau Google Form.
- Bekerja sama dengan komunitas kampu : Misalnya UKM olahraga, pecinta gym, atau komunitas diet sehat agar pemasaran lebih terarah.
- Ekspansi pasar : Tidak hanya mahasiswa, tetapi juga pekerja kantor sekitar kampus atau masyarakat umum yang ingin makanan sehat cepat saji.
- Membuka outlet kecil (healthy kiosk) : Setelah sistem delivery stabil, bisa membuka kios khusus makanan sehat di dekat kampus.
Komentar
Posting Komentar